Selasa, 01 November 2011

Tips Mencuci Motor

Behubung sekarang musin penghujan, anda mungkin sering mencuci motor sendiri agar bisa menjadi lebih irit bia, namun apakah Anda menyadari bahwa cara Anda mencuci motor akan berpengaruh kepada faktor keawetan motor itu sendiri. Terlepas dari apakah Anda mencuci sendiri atau ke tempat cuci motor, maka Anda harus perhatikan hal-hal penting dalam proses pencuciannya.

Berikut beberapa hal penting yang perlu Anda cermati jika Anda akan mencuci motor.
Air
Air menjadi media utama dalam dalam proses mencuci motor. Perhatikan kondisi air yang digunakan, apakah terlihat keruh atau kotor? Berpasir (mengandung pasir?). Jika salah satu kriteria tadi ada pada air tersebut, maka air tersebut tidak disarankan digunakan untuk mencuci motor.


Tanpa kita sadari bahwa air yang keruh juga mengandung kotoran walaupun sangat halus. Lama kelamaan kotoran akan mengendap dan akan nimbun dimotor kita, hal ini bisa kita lihat indikasinya pada body motor kita yang cenderung semakin lama semakin kusam dan buram.
Peralatan mencuci
Saat kita mencuci motor di tempat cuci motor, umumnya peralatannya sudah banyak yang menggunakan adalah compressor/steam wash. Namun jika kita mencuci dirumah atau ditempat tinggal sendiri biasanya cukup dengan alat-alat lap kain halus/kanebo, ember, selang air, sikat dan sabun.


Terlepas dari apakah kita pakai steam wash atau cukup pake ember aja, disarankan untuk menyeka air and sabun gunakan 2 tipe lap/kanebo.


  1. untuk mengelap bagian yang halus seperti body, tangki dan kaca/mika lampu.
  2. untuk mengelap bagian velg, ban, mesin dll.

Diusahakan pada saat mencuci jangan sampai masing-masing kanebo bertukar fungsi, ini menjaga agar bagian yang halus (Body, tangki, lampu) tidak baret-baret, karena jika kita menggunakan satu lap/kanebo maka kotoran-kotoran seperti tanah, aspal atau pasir dari ban, velg dan sektor kaki-kaki dikhawatirkan akan menempel, merusak bagian yang halus lainnya.


Sabun yang kita gunakan juga jangan sembarangan, gunakan sabun yang sesuai untuk mencuci kendaraan, hati-hati dalam hal penggunaan minyak tanah, umumnya orang menggunakan minyak tanah untuk menghilangkan bekas aspal, oli dan kotoran yang lengket dimesin atau body. Untuk bagian tertentu seperti rantai mesin disarankan tidak menggunakan minyak tanah, mengingat bagian ini terdapat komponen karet, sehingga dikhawatirkan karetnya akan menjadi rusak.


Gunakan juga sikat hanya untuk bagian tertentu saja seperti mesin, velg dan ban.

Cara mencuci

Mencuci yang baik yakni mulai dari bagian bawah ke atas, mulai dengan membasahi seluruh permukaan motor, setelah itu mulailah menggosok bagian kaki-kaki dan bagian mesin, baru setelah itu bagian body atau tangki dan lampu.


Untuk proses mengeringkan, mulailah dari bagian atas turun ke bagian bawah, dengan tujuan bagian yang sudah kering tidak kena air lagi sewaktu mengelap bagian atas.


Untuk bagian ban, setelah dicuci bersih, agar lebih terlihat mengkilat bisa kita gunakan semir ban,

Tips Perawatan Ban

Perawatan ban motor sangatlah penting dan wajib bagi para pengendara sepeda motor. Perawatan ban motor selain berguna untuk menjaga keselamatan si pengendara, juga berguna untuk menghemat anggaran biaya pengeluaran. Cara perawatan yang dimaksud adalah sebagai berikut.
Langkah ke-satu periksa tekanan ban motor.

Tekanan udara ban sangat mempengaruhi keseimbangan dan stabilitas laju sepeda motor, usahakan untuk melakukan pengisian tekanan sesuai dengan anjuran yang ditetapkan.

Langkah ke-dua pasang ban yang sesuai ukuran.

Jangan pernah memakai ukuran ban yang berbeda dari ukuran velg. Karena
selain mempengaruhi keseimbangan dan stabilitas laju sepeda motor, juga dapat mengakibatkan cepat terjadinya kebocoran atau robeknya ban dalam maupun ban luar motor.

Langkah ke-tiga periksa kebocoran pentil.
Periksa kebocoran pada pentil, dengan cara lepaskanlah tutup pentil dan taruhlah air sabun di atas lubang pentil. Apabila air sabun membentuk gelembung udara, maka bisa dipastikan pentil tersebut bocor.

Keraskanlah pentil tersebut dengan menggunakan alat pengencang pentil yang ada di tutup pentil. Namun apabila masih bocor, pentil tersebut berarti rusak dan harus diganti dengan yang baru.
Langkah ke-empat periksa kebocoran ban.

Perhatikan apakah ban terkena paku atau benda-benda tajam lainnya. Jika tidak terlihat untuk memeriksanya coba lakukan seperti cara memeriksa kebocoran pentil.

Langkah ke-lima kondisi ban aus secara tidak normal.

Periksalah apakah tekanan ban sudah benar. Karena jika grip atau telapak telah aus, ban akan menjadi mudah tertusuk dan rusak. Tekanan ban harus disesuaikan dengan beban pada sepeda motor. Beban yang berlebihan pada sepeda motor, dapat meyebabkan cepatnya kerusakan dan aus pada ban motor.

Langkah ke-enam cermati kondisi perjalanan.

Sesuaikan ban dengan kondisi jalan yang dilewati, dan hindari jalan yang rusak atau berlubang. Selain itu kecepatan motor juga berpengaruh terhadap daya tahan dari ban motor. Periksa sisi luar dari ban, untuk menjaga keselamatan. Usahakan setiap 10.000 km keseimbangan dan kelurusan ban harus diperiksa. Terutama bagi motor yang sering digunakan dengan kecepatan tinggi.

Selain itu pula suhu dan cuaca juga dapat mempengaruhi awet atau tidaknya ban. Kondisi jalan yang panas menyebabkan usia ban bertambah lebih pendek dibandingkan musim hujan. Selain itu cara memulai jalan yang mendadak dan pengereman yang mendadak, juga berpengaruh besar pada daya tahan ban.
Jagalah keselamatan berkendara dan rawatlah motor anda sedini mungkin, guna mengantisipasi hal-hal yang tidak di inginkan.